Showing posts with label kado unik. Show all posts
Showing posts with label kado unik. Show all posts

Monday, January 22, 2018

Kado Wisuda dan Ulang Tahun Anti Mainstream Ciamis

Karikatur adalah gambar atau penggambaran suatu objek konkret dengan cara melebih-lebihkan ciri khas objek tersebut.Kata karikatur berasal dari kata Italia caricare yang berarti memberi muatan atau melebih-lebihkan. Karikatur menggambarkan subjek yang dikenal dan umumnya dimaksudkan untuk menimbulkan kelucuan bagi pihak yang mengenal subjek tersebut. Karikatur dibedakan dari kartun karena karikatur tidak membentuk cerita sebagaimana kartun, namun karikatur dapat menjadi unsur dalam kartun, misalnya dalam kartun editorial. Orang yang membuat karikatur disebut sebagai karikaturis.
Karikatur sebagaimana yang dikenal sekarang berasal dari Italia abad ke-16. Pada abad ke-18, karikatur telah menjangkau masyarakat luas melalui media cetak dan, terutama di Inggris, telah menjadi sarana kritik sosial dan politis. Pada abad berikutnya, berbagai majalah satire menjadi media utama karikatur; peran yang kemudian dilanjutkan oleh surat kabar harian pada abad ke-20. Selain sebagai bentuk seni dan hiburan, karikatur juga telah digunakan dalam bidang psikologi untuk meneliti bagaimana manusia mengenali wajah.




Asal usul karikatur
Walaupun gambar satire—seperti gambar hewan yang bertingkah laku seperti manusia—sudah ditemukan setidaknya sejak zaman Mesir Kuno,popularitas seni karikatur berasal dari Italia abad Renaisans. Pada mulanya, karikatur dibuat sebagai lelucon iseng oleh para seniman di studio, seperti Leonardo da Vinci dan Carracci bersaudara—Agostino dan Annibale serta Lodovico sepupu mereka, untuk menghibur dirinya sendiri atau kawan-kawannya dengan menggambar patron ataupun subjek lukisannya secara berlebihan. Carracci bersaudara diyakini sebagai seniman-seniman pertama yang terkenal akan karikatur mereka, dan Annibale diyakini sebagai orang pertama yang menggunakan istilah ritrattini carichi (potret yang dilebih-lebihkan). Selanjutnya, Pier Leone Ghezzi menekuni seni ini dan membangun kariernya dengan lebih dari 2.000 karya karikatur orang kebanyakan maupun tokoh terkenal. Karikatur-karikatur tersebut tidak dipublikasikan ataupun disebarluaskan, namun menjadi hiburan di kalangan elite. Setelah menyebar di Italia pada abad ke-16, karikatur sebagai langgam visual baru menyebar ke pers popular Eropa lebih dari seabad kemudian.

Abad ke-18 dan awal abad ke-19
Karikatur sebagai bentuk seni lukis baru berkembang di Inggris setelah penerbitan sejumlah karya Ghezzi dan seniman Italia lainnya pada tahun 1744. Contoh karikaturis Inggris yang popular pada abad ke-18 adalah James Gillray, Thomas Rowlandson, dan George Cruikshank yang menggabungkan unsur karikatur dengan kartun menjadi kartun satire. Namun demikian, pada tahun 1830-an karya-karya mereka sudah kurang popular di Inggris dan kemudian diekspor ke Prancis dalam mingguan La Caricature dan kemudian harian Le Charivari yang sangat sukses, keduanya dipimpin oleh Charles Philipon.
Dua terbitan Charles Philipon tersebut membuat Prancis menjadi pusat baru perkarikaturan. Sejumlah karikaturis terbaik pada zaman itu dipekerjakan oleh Philipon; Paul Gavarni, J.J. Grandville, dan terutama Honoré Daumier, yang dianggap sebagai salah satu seniman paling terampil dalam sejarah karikatur. Baik Philipon maupun Daumier pernah ditahan akibat karikatur mereka di kedua terbitan tersebut yang meng-kritik pemerintahan raja Prancis saat itu, Louis-Philippe. Pada salah satu sidang pengadilannya, Philipon menggambar potret Raja Louis-Philippe yang bermetamorfosis menjadi buah pir dan menyatakan pembelaan bahwa ada banyak hal yang mirip satu sama lain di alam sehingga tidak boleh ada pembatasan atas kreativitas seniman. Daumier sendiri pertama kali diadili karena Gargantua, kartun karyanya yang meng-karikaturkan Louis-Philippe sebagai raksasa yang memakan uang rakyat.
Karikaturisme kemudian menyebar ke media lain, yaitu patung, dimulai dari patung-patung karikatur karya Jean-Pierre Dantan. Gaya patung Dantan ini sangat mempengaruhi para seniman karikatur, sehingga mereka pun menciptakan patung-patung kepala penyanyi, penulis, pemusik dunia terkenal dan banyak aktor terkenal dari Comédie-Française. Bentuknya mungil dan menjadi sangat diminati, dipakai sebagai hiasan ujung tongkat, pegangan kayu, topeng, dan alat permainan lainnya.

Akhir abad ke-19
Pada tahun 1868 di London, Thomas Gibson Bowles mulai menerbitkan Vanity Fair, majalah 'politik, sosial, dan kesusastraan' yang kemudian terkenal karena memuat karikatur berwarna yang menggambarkan politisi, tokoh sastra, raja atau ratu dari luar negeri, ilmuwan, olahragawan, dan tokoh-tokoh terkenal lain. Sebagian besar karikatur tersebut digambar oleh Carlo Pellegrini—kartunis Italia yang menggunakan nama samaran "Singe" (bahasa Prancis untuk monyet) dan "Ape" (bahasa Inggris untuk kera) untuk mencerminkan pekerjaannya, yaitu menirukan subjeknya dengan tidak sempurna (to ape, dalam bahasa Inggris)—dan Leslie Ward ("Spy"), walaupun banyak seniman lain juga berkarya untuk majalah tersebut. Setiap karikatur tersebut diberi komentar yang mengolok-olok oleh Bowles dan editor-editor selanjutnya yang menggunakan nama samaran "Jehu Junior". Majalah ini disebut sebagai yang paling banyak dibaca oleh para pejabat dan orang kaya Inggris dibandingkan dengan mingguan lainnya.
Karikatur Vanity Fair tersebut memengaruhi Joseph Keppler, imigran Austria yang menerbitkan majalah Puck di New York, Amerika Serikat. Mulai terbit dalam bahasa Jerman pada tahun 1876 dan kemudian bahasa Inggris setengah tahun kemudian, majalah ini juga memuat karikatur tokoh-tokoh terkenal yang disebut puckograph. Kesuksesan Puck mengilhami penerbit lain untuk menirunya, dan segera saja surat kabar-surat kabar dan terbitan tetap lainnya mulai secara rutin memuat karikatur.

Awal abad ke-20
Pada awal dekade ke-2 abad ke-20, Marius de Zayas, seorang karikaturis Meksiko yang hijrah ke New York, mengembangkan gaya seni lukis yang ia sebut karikatur abstrak. Selama berkarya di Meksiko maupun pada tahun-tahun pertamanya di New York, de Zayas menggunakan gaya yang realistik dan representasional. Namun demikian, sewaktu mengunjungi Paris selama hampir setahun penuh dan setelah bertemu Picasso dengan gaya kubismenya, de Zayas mengungkapkan ketidakpuasannya atas metode karikatur tradisional. Sekembalinya ke Amerika Serikat pada tahun 1911, de Zayas mulai mengeksplorasi gaya barunya yang memadukan bentuk-bentuk geometris datar simetris dan persamaan-persamaan matematika. Dengan gaya karikaturnya itu, de Zayas disebut "menjembatani kesenjangan antara karikatur pesohor populer dalam media komersial dengan keprihatinan dunia seni avant-garde untuk menemukan cara inovatif menggambarkan manusia tanpa kemiripan tersurat".

Akhir abad ke-20
Pada akhir 1960-an dan awal 1970-an, karikatur politik mengalami "kelahiran kembali" dalam masa yang oleh Steven Heller, direktur seni senior The New York Times, disebut sebagai "periode paling vital dalam perkarikaturan abad ke-20". Hal-hal seperti Perang Vietnam, skandal Watergate, kebudayaan pemuda, feminisme, dan hak-hak sipil menjadi sasaran karikaturis dan kartunis politik pada masa ini yang dipelopori oleh David Levine, Edward Sorel, dan Robert Grossman dari Amerika Serikat serta Ralph Steadman dan Gerald Scarfe dari Inggris. Karya mereka tampil di majalah-majalah seperti The New York Review of Books, New York, dan Esquire maupun media protes lainnya.
David Levine beberapa kali disebut sebagai karikaturis terhebat pada masanya. Karyanya tampil sebagai ilustrasi artikel pada majalah The New York Review of Books mulai tahun 1963 hingga 44 tahun kemudian, dan lebih dari 6.000 karikatur penulis, artis, dan politisi yang digambarnya dengan pena dan tinta dimuat di berbagai terbitan prestisius seperti Time, Esquire, dan The New Yorker. Untuk membuat karikatur pada The New York Review of Books, Levine menelaah terlebih dahulu buram artikel yang akan diberi ilustrasi, bersama dengan foto tokoh yang oleh majalah tersebut diminta dibuat karikaturnya. The New York Times mendeskripsikan karikatur Levine sebagai "berkepala besar, berekspresi murung, menyelisik secara tajam, dan hampir tidak pernah memuji".

Jika kamu Berminat dapat menghubungi ;
Whatsup :0857 2346 1515
Sms : 0822 1608 6669
PIN : 53868C5D

Facebook : Seprint Art
Twetter : olshopbro
Line : olshopbro
Instagram : olshopbro
Email :s3printart@gmail.com

Sunday, September 17, 2017

Wirausaha Yang Bisa Dilakukan Oleh Ibu Rumah Tangga

Cara Membuat Kerajinan Tangan dari Kardus Bekas Beserta Langkah-langkahnya
Cara Membuat Kerajinan Tangan dari Kardus – Banyak barang bekas yang bisa dijadikan kerajinan tangan. Sebagai contoh, kamu bisa membuat kerajinan tangan dari kain perca, kerajinan tangan dari kain flanel, kerajinan tangan dari sedotan, kerajinan tangan dari botol bekas, kerajinan tangan dari kardus bekas, dan masih banyak barang bekas lainnya.
Sebelumnya kita sudah membahas kerajinan tangan dari barang bekas seperti kain perca, sedotan, kain flanel, dan botol bekas; kali ini kita akan membahas kerajinan tangan dari kardus.
Jika kamu memiliki kardus bekas di rumah, jangan buru-buru di buang atau di jual, karena kardus-kardus tersebut bisa kamu manfaatkan menjadi kerajinan tangan. Kerajinan tangan yang kamu buat bisa saja kamu gunakan sendiri atau bahkan kamu jual. Karena banyak juga kerajinan tangan dari kardus yang di jual di toko kerajinan dan hasilnya sangat bagus-bagus.
Bagi kamu yang tertarik untuk membuat kerajinan tangan dari kardus bekas, berikut ada beberapa cara membuat kerajinan tangan dari kardus beserta gambarnya.

Cara Membuat Lampu Gantung dari Kardus Bekas

Dengan memanfaatkan kardus bekas, kamu bisa membuat kerajinan tangan lampu gantung. Kerajinan tersebut bisa kamu jadikan hiasan di rumah sehingga membuat rumah kamu terlihat lebih menarik.
Membuat lampu gantung ini tidak terlalu sulit jika kamu mengikuti langkah-langkah dalam membuat lampu gantung ini. Selain itu, bahan dan peralatan yang dibutuhkan dalam membuat kerajinan tangan dari kardus berbentuk lampu gantung ini cukup mudah didapatkan dan bahkan mungkin kamu sudah memiliki bahan dan peralatannya. Sehingga kamu hanya perlu untuk meluangkan waktu untuk membuat kerajinan tangan berbentuk lampu gantung ini.
Langsung saja bagi kamu yang berminat untuk membuat kerajinan tangan dari kardus berbentuk lampu gantung, berikut ini bahan dan peralatan yang dibutuhkan serta cara pembuatannya.
Bahan dan Peralatan yang Dibutuhkan:
Kardus bekas
Lem tembak
Lampu
Tempat lampu
Kabel
Penggaris
Pensil
Cat semprot

Cara Membuat Lampu Hias dari Kardus Bekas
Langkah pertama adalah memotong kardus. Kardus yang sudah disiapkan sebelumnya dipotong dengan ukuran panjang 60cm dan lebar 21cm. Bisa saja kamu memotong sesuai ukuran kamu sendiri.
Langkah kedua adalah mengecat kardus. Gunakan cat warna putih untuk permukaan kardus. Permukaan kardus yang di cat hanya satu sisi saja dan permukaan yang di cat dijadikan warna dalam. Tujuannya adalah agar cahaya lampu nantinya bisa bersinar terang.
Langkah ketiga adalah melipat kardus menjadi segilima. Ingat, sisi dalam kardus berwarna putih dan sisi luarnya warna kardus asli.
Setelah kardus di lipat menjadi segilima, potong-potong kardus yang membentuk segilima tersebut menjadi banyak. Cara mudah memotongnya adalah dengan membentangkan lagi kardus tersebut, lalu dipotong. Setelah dipotong, lipat kembali kardus yang sudah dipotong tersebut menjadi segilima. Gunakan lem agar lipatan kardus tidak kembali lagi.
Susun kembali potongan kardus segilima tersebut dengan posisi berlawanan dari satu kardus ke kardus lainnya. Gunakan lem agar melekat kuat. (lihat gambar)
Langkah selanjutnya adalah membuat lembaran kardus berbentuk segilima. Hal ini berfungsi untuk tempat meletakkan lampu. Buat lubang di bagian tengah kardus berbentuk segilima tersebut, lalu pasang tempat untuk lampunya beserta kabelnya.
Gabungkan lembaran kardus yang berbentuk segilima dengan potongan kardus yang disusun sebelumnya.
Proses membuat lampu hias dari kardus sudah selesai. Kamu bisa menggunakan lampu hias tersebut di teras atau di ruang tamu rumah.

Cara Membuat Pigura dari Kardus Bekas

Kerajinan tangan kedua yang dapat dibuat dengan memanfaatkan kardus bekas adalah pigura foto. Kerajinan ini pembuatannya tidak terlalu sulit. Jadi, hal ini sangat cocok bagi kamu yang baru belajar membuat kerajinan tangan dari kardus.
Selain pembuatannya tidak terlalu sulit, bahan dan peralatan yang dibutuhkan untuk membuat kerajinan tangan dari kardus berbentuk pigura ini juga mudah didapatkan.
Bagi kamu yang ingin belajar membuat kerajinan tangan dari kardus, sebaiknya membuat kerajinan tangan berbentuk pigura ini untuk tahap belajar. Berikut bahan dan peralatan apa saja yang dibutuhkan dalam membuat kerajinan tangan dari kardus berbentuk pigura serta cara pembuatannya.
Bahan dan Peralatan yang Dibutuhkan
Kardus bekas
Gunting
Lem
Cutter
Kertas hias sebagai pelengkap

Cara Membuat Pigura dari Kardus Bekas
Langkah pertama dalam membuat kerajinan tangan dari kardus berbentuk pigura adalah dengan memotong kardus sesuai dengan ukuran foto yang nantinya ingin dipasang di pigura tersebut.
Kardus dipotong menjadi dua bagian dengan ukuran sesuai dengan foto yang akan dipasang di pigura.
Biasanya, tepi kardus bekas potongan tidak rapi. Kardus yang dipotong masih terlihat kasar. Oleh karena itu, kamu perlu menghaluskan menggunakan cutter.
Kardus bagian pertama di potong tengahnya dan disisakan bagian tepinya beberapa centimeter saja dan bagian kedua dibiarkan begitu saja. (lihat gambar no.2)
Langkah selanjutnya adalah membuat sanggahan agar pigura nantinya dapat berdiri. (lihat gambar no.3)
Untuk langkah selanjutnya, beri lem double tip untuk kardus pertama di setiap sisinya.
Setelah diberi lem, tempelkan plastik yang ukurannya sesuai dengan ukuran kardus pertama.
Gabungkan kardus pertama dengan kardus kedua dengan menggunakan lem kertas.
Setelah keduanya digabungkan, saatnya pigura diberi hiasan agar terlihat bagus menggunakan kertas kado. Caranya adalah dengan mengelem kertas kado di pigura tersebut.
Agar pigura dapat berdiri di atas meja, pasang tempat dudukan yang sudah dibuat sebelumnya menggunakan lem kertas.
Pigura sudah selesai dibuat. Saatnya kamu memasang foto yang ingin dipajang di pigura tersebut. Gampangkan!!!

Membuat Topi Ulang Tahun dari Kardus Bekas

Seringkali orangtua merayakan ulang tahun anaknya. Hal ini merupakan salah satu cara orangtua untuk menyenangkan anaknya yang sedang ulang tahun.
Nah, bagi kamu yang ingin merayakan ulang tahun anak, tidak ada salahnya untuk membuatkan topi unik dari kardus. Topi tersebut nantinya digunakan saat pesta ulang tahun berlangsung.
Cara membuatnya tidak terlalu rumit. Kamu bisa mulai dengan membuat desainnya terlebih dahulu dengan menggambar di atas kardus. Setelah di gambar, kardus tersebut di potong sesuai dengan apa yang sudah di gambar sebelumnya.
Potongan-potongan tersebut digabungkan dengan menggunakan lem hingga membentuk topi. Agar topi tidak terlihat monoton, gunakan cat untuk memberikan warna pada topi tersebut. Selain itu, berikan hiasan lainnya yang bisa menjadikan topi terlihat lebih menarik.

Membuat Mainan Perahu dari Kardus Bekas

Membuat mainan perahu tidaklah sulit. Kamu bisa memanfaatkan kardus bekas untuk membuat mainan ini. Mengapa menggunakan kardus bekas? Alasannya adalah kardus bekas mudah didapatkan. Selain itu, kamu tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk membuat perahu mainan tersebut serta pembuatan perahu mainan jauh lebih mudah dengan menggunakan kardus bekas dibandingkan bahan lainnya.
Meskipun perahu dengan kardus bekas tidak bisa digunakan di air, tapi mainan ini bisa kamu jadikan hiasan di rumah dan pembuatan perahu dengan kardus bekas juga bisa kamu jadikan latihan untuk membuat perahu dengan bahan lainnya.
Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa cara pembuatannya tidak sulit jika dibandingkan dengan bahan lainnya. Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah membuat sketsa terlebih dahulu. Mulai dari bentuk perahu seperti apa hingga diukur setiap sudut agar bisa seimbang.
Langkah selanjutnya adalah memotong kardus sesuai sketsa yang dibuat sebelumnya. Lalu, gunakan lem untuk merekatkan potongan-potongan kardus hingga membentuk perahu. Agar terlihat menarik, berikan ornamen-ornamen seperti layar perahu, warna pada perahu, dan sebagainya.

Membuat Rak Mini Dari Bahan Kardus Bekas

Seringkali orang sembarangan dalam meletakkan buku, pulpen, dan alat tulis lainnya. Penyebabnya adalah tidak adanya rak khusus untuk meletakkan alat tulis tersebut. Resikonya adalah seringkali kehilangan benda-benda tersebut, terutama pulpen atau pensil. Oleh karena itu, kamu perlu menyediakan rak khusus untuk meletakkan alat-alat tulis.
Jika kamu sedang menghemat biaya namun memerlukan rak peralatan tulis tersebut, kamu bisa membuatnya sendiri dengan memanfaatkan kardus bekas. Berikut ini cara pembuatannya.
Bahan dan Peralatan yang Dibutuhkan
Kardus bekas
Gunting/cutter
Lem

Cara Membuat Kerajinan Tangan dari Kardus Berbentuk Rak Mini
Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah mengumpulkan bahan-bahan yang dibutuhkan seperti, kardus bekas, lem, cutter, keras hvs warna/cat, dan pendukung lainnya.
Setelah bahan dan peralatannya terkumpul, kamu bisa langsung memotong kardus sesuai bentuk rak sebelum di rangkai. Gunakan cutter untuk memotong. Jika agak sulit, kamu bisa menggunakan gunting.
Setelah kardus dipotong sesuai dengan bentuk rak, kamu bisa memberikan warna. Terserah mau menggunakan kertas hvs warna atau menggunakan cat. Yang perlu diperhatikan jika kamu menggunakan cat adalah kamu perlu berhati-hati dalam mengecat kardus agar kardus tidak rusak. Setelah di cat, kardus di jemur terlebih dahulu agar cat cepat mengering dan kardus kuat.
Langkah selanjutnya adalah membuat lubang-lubang guna merangkai potongan-potongan kardus menjadi rak.
Langkah terakhir adalah rangkai potongan-potongan kardus tersebut menjadi rak. Jangan lupa untuk memeriksa kekuatan rak agar rak tidak gampang rusak.

Boneka Danbo dari Kardus (DANBOARD)

Tahukah kamu boneka danbo? Boneka ini cukup terkenal dan banyak orang yang menyukainnya. Boneka yang terlihat sedang sedih ini terbuat dari kardus.
Sudah banyak toko yang menjual boneka danbo ini. Namun, kamu juga bisa membuatnya sendiri di rumah. Mungkin, pembuatan boneka danbo ini agak rumit. Namun, kami akan memberikan tutorial beserta gambar secara detailnya bagaimana cara membuat boneka danbo.
Langsung saja, berikut bahan dan peralatan serta cara membuat boneka danbo.
Bahan dan Peralatan yang Dibutuhkan:
Kardus bekas
Gunting/cutter
Lem
Penggaris

Cara Membuat Kerajinan Tangan dari Kardus Berbentuk Boneka Danbo

Langkah yang pertama adalah perhatikan pola dari gambar di bawah ini.
Potong kardus sesuai dengan pola di atas.
Saatnya merangkai potongan tersebut sehingga menjadi boneka danbo. Yang pertama, Rangkai gambar no.16 dan gunakan lem untuk melekatkan. Rekatkan bagian yang warna putih/transparan.
Rangkai gambar no.3 dengan menggunakan lem. Setelah di rangkai, gabungkan rangkaian gambar no.3 dengan no. 16. Letakkan rangkaian no.3 di bagian atas lengan no.16.
Rekatkan gambar no.6 menggunakan lem dari gerigi yang satu ke gerigi lainnya. Lalu, tempelkan gambar no.7 di bagian atas dan bawah rangkaian gambar no.6. Jika sudah jadi, gabungan rangkaian gambar no.6 dan no.7 berbentuk seperti silinder.
Gabungan rangkaian gambar no 16 dan no 3 digabungkan lagi dengan rangkaian gambar no.6 dan no.7. Rangkaian keempat gambar tersebut akan membentuk lengan boneka danbo.
Langkah yang ini mungkin agak rumit. Yang pertama, pada gambar no.10 terdapat tanda silang, potong garis tersebut dengan cutter. Lalu, pasang di bagian lubang besar yang ada di gambar no.8. Kemudian lipat ke atas bagian putihnya. Setelah itu, gunakan gambar no.11 untuk menutup lubang yang ada di gambar no.8. Usahakan gambar no.11 bisa berputar setelah digabungkan. Selanjutnya, gunakan juga gambar no.18 dan 19 untuk menutup lubang lingkaran sisanya. Caranya sama dengan sebelumnya. Langkah ini merupakan langkah membuat badan boneka. Yang terakhir pada step ini adalah mengelem bagian badan yang sudah dibuat.
Rangkaian gambar no.16, 3, 6 dan 7 yang membentuk lengan tadi digabungkan dengan rangkaian yang membentuk badan.
Buat silinder lagi seperti langkah sebelumnya dengan menggunakan gambar no. 14 dan 15. Rangkai gambar no 13, lalu gabungkan dengan silinder yang sudah dibuat.
Rangkai gambar no. 12 dan gabungkan dengan silinder yang sudah dibuat pada tahap sebelumnya. Rangkaian ini membentuk leher boneka.
Gabungkan rangkaian badan dan leher menggunakan lem. (lihat gambar)
Rangkai gambar no. 1. Jika ingin terlihat lebih bagus, potong bagian mata pada gambar no.1, lalu lekatkan gambar no.4 di rangkaian gambar no.1 (Opsional). Rangkaian ini akan membentuk kepala boneka.
Gabungkan kepala boneka dengan rangkain badan dan leher boneka.
Rangkai gambar no.2 dan gunakan lem untuk merekatkan. Bagian ini merupakan bagian kaki boneka.
Buat silinder lagi dengan menggunakan gambar no. 17 dan no.5. Lalu, gabungkan dengan bagian kaki. Usahakan bisa berputar.
Gabungkan kedua kaki dengan badannya. Laangkah ini merupakan langkah terakhir. Setelah kedua kaku dan badannya digabungkan, maka boneka danbo sudah selesai dibuat.

Tas Cantik dari Kardus Bekas

Sebagian wanita suka sekali mengoleksi tas. Berbagai merk dan model tas dikoleksi. Namun, rasanya ada yang kurang jika kamu tidak mengoleksi kerajinan tas dari kardus. Lebih menarik lagi jika kamu membuat kerajinan tas dari bahan kardus sendiri.
Untuk membuat kerajiinan tangan dari kardus berbentuk tas tidak terlalu sulit. Bahan dan peralatannya pun mudah didapatkan. Bagi kamu yang tertarik untuk membuat kerajinan tangan dari kardus berbentuk tas, berikut bahan dan peralatan yang dibutuhkan serta cara membuatnya.

Bahan dan Peralatan yang Dibutuhkan:
Kardus bekas
Tali rafia
Lem
Gunting
Tali untuk pegangan
Kertas kado
Plastik transparan putih
Jarum kasur

Cara Membuat Kerajinan Tangan dari Kardus Berbentuk Tas
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan menggunting kardus sesuai dengan bentuk tas yang diinginkan.
Agar tas terlihat menarik, bungkus bagian dinding luar kardus dengan kertas kado. Jika kamu memiliki bahan untuk mempercantik dinding luar kardus lainnya, kamu bisa gunakan. Jadi, tidak harus menggunakan kertas kado.
Agar tas yang dibuat nantinya awet dan tahan air, lapisi bungkusannya dengan plastik transparan.
Saatnya kamu merangkai potongan-potongan kardus tersebut menjadi tas. Gunakan jarum dan tali rafia untuk merangkainya dengan cara dijahit.
Langkah terakhir adalah memberikan lubang dan tali untuk pegangannya.
Tas dari kardus sudah bisa digunakan.

Membuat Celengan dari Kardus Bekas

Dalam artikel sebelumnya dibahas cara membuat celengan dari botol, dan sebagainya. Untuk kali ini kita akan membahas cara membuat celengan dari kardus bekas.
Membuat celengan dari kardus bekas sangatlah mudah. Bahan dan peralatannya juga mudah didapatkan. Untuk hasilnya tergantung kreativitas masing-masing. Jika orang tersebut sudah ahli dalam membuat kerajinan tangan dari kardus, tentu saja celengan yang dibuat lebih kreatif dan unik. Namun bagi kamu yang belum pernah atau jarang membuat kerajinan tangan dari kardus, kamu bisa melihat-lihat contoh kerajinan tangan dari kardus di internet.
Berikut ini contoh kerajinan tangan dari kardus berbentuk celengan beserta cara membuatnya.

Bahan dan Peralatan yang Dibutuhkan:
Kardus bekas
Gunting
Pensil
Penggaris
Tali
Lem
Cutter

Cara Membuat Kerajinan Tangan dari Kardus Berbentuk Celengan
Langkah pertama adalah memotong kardus berbentuk kubus yang belum dirangkai. Ukurannya disesuaikan saja.
Setelah itu, rangkai potongan kardus tersebut menjadi kubus. Namun sebelumnya buat lubang melingkar di tiap tepi kardus. Buat juga lubang untuk memasukkan uang.
Langkah terakhir adalah merekatkan kubus tersebut. Gunakan tali untuk merekatkannya. Jadi, kamu lakukan seperti kamu sedang menjahit.
Nah, celengan kardus sudah bisa digunakan. Namun, jika kamu menginginkan celengannya lebih menarik, kamu bisa menggunakan pewarna atau memberikan gambar.

Gitar dari Kardus Bekas

Jika kamu memiliki anak yang menyukai musik, kamu bisa memberikan alat musik mainan agar mereka familiar dalam memegang alat musik. Namun, kebanyakan alat musik mainan harganya cukup mahal. Oleh karena itu, alangkah baiknya kamu membuat alat musik mainan sendiri.
Dengan memanfaatkan kardus, kamu bisa membuat alat musik mainan sendiri. Untuk membuat alat musik mainan ini juga tidak terlalu sulit. Kamu cukup menyiapkan bahan dan peralatan sederhana serta melihat tutorialnya, kamu bisa membuat alat musik mainan sendiri.
Sebagai bahan inspirasi kamu alat musik apa yang ingin kamu buat, berikut ini contoh alat musik gitar dari kardus serta cara pembuatannya.

Bahan dan Peralatan yang Dibutuhkan
Kardus bekas
Tali
Lem
Gunting/cutter
Paku/bor
Kayu

Cara Membuat Kerajinan Tangan dari Kardus Berbentuk Gitar
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memotong kardus membentuk gitar. Buatlah beberapa guna melapisi gitar agar kuat dan awet.
Satukan lembaran-lembaran kardus yang berbentuk gitar menggunakan lem.
Setelah lem mengering, tempelkan kayu kecil untuk tempat senar/talinya.
Buat lubang untuk mengaitkan gitar dengan senar/tali.
Gitar dari kardus bekas sudah bisa kamu berikan ke anak kesayangan kamu.

Kerajinan Tangan dari kardus Bekas Berbentuk Tempat Lampu

Setelah membahas kerajinan tangan dari kardus berbentuk lampu gantung, kali ini akan membahas kerajinan tangan dari kardus berbentuk lampu duduk.
Lampu duduk ini sangat cocok untuk diletakkan di kamar tidur. Dengan nuansa yang romantis membuat malam-malam kamu terasa nyaman.
Langsung saja bagi kamu yang ingin membuat lampu seperti itu, berikut bahan dan peralatan yang dibutuhkan untuk membuat kerajinan tangan dari kardus berbentuk lampu serta cara pembuatannya.
Bahan dan Peralatan yang Dibutuhkan
Kardus bekas
Gunting/pisau
Lem perekat
Lampu lengkap

Cara membuat Kerajinan Tangan dari Kardus Bekas Berbentuk Tempat Lampu
Langkah pertama yang harus dilakukan dalam membuat kerajinan tangan dari kardus berbentuk tempat lampu ini adalah memotong kardus berbentuk persegiempat. Karena tempat lampu yang akan kita buat adalah berbentuk silinder.
Bentuk potongan kardus tersebut menjadi silinder. Gunakan lem untuk merekatkannya.
Agar cahaya lampu bisa keluar, buat potongan berbentuk sesuatu (lihat gambar)
Tempat lampu sudah jadi. Saatnya memasang lampu.
Kerajinan tangan dari kardus berbentuk tempat lampu sudah bisa digunakan.

Kerajinan Tangan dari kardus Bekas untuk Rumah Kucing

Apakah kamu termasuk pecinta kucing? Jika iya, tentu kamu memiliki kucing kesayangan di rumah. Kalau begitu, saatnya kamu membuatkan kandang untuk tempat kucing kesayangan kamu.
Kamu bisa memanfaatkan kardus untuk membuat kandang kucing. Dengan ini, kucing kesayangan kamu akan lebih senang karena mendapatkan tempat baru.
Untuk kamu yang ingin membuat kerajinan tangan dari kardus berbentuk rumah kucing, berikut ini bahan dan peralatan yang dibutuhkan serta cara membuatnya.
Bahan dan Peralatan yang Dibutuhkan
Kardus bekas
Gunting/cutter
Lem

Cara Membuat Kerajinan Tangan dari Kardus Bekas untuk Rumah Kucing
Potong-potong kardus membentuk lingkaran. Setiap lingkaran memiliki ukuran yang berbeda-beda. (hanya beberapa lingkaran untuk bagian bawah yang memiliki ukuran yang sama)
Lubangi semua kardus yang berbentuk lingkaran di bagian tengahnya. Sisakan beberapa centimeter saja. Namun, untuk lingkaran yang memiliki ukuran yang sama tidak perlu dilubangi.
Susun lingkaran-lingkaran kardus tersebut. Yang lingkarannya paling besar berada di bawah. Gunakan lem untuk merekatkan antara lingkaran yang satu ke lingkaran yang lainnya.
Setelah semuanya tersusun rapi dan membentuk setengah bola, lubangi bagian tengah untuk pintu masuk kucing.
Kerajinan tangan dari kardus bekas untuk rumah kucing siap untuk digunakan.